Tuesday, February 1, 2011

Metafisika

Metafisika bukanlah kata yang asing, kita sering mendengar kata tersebut dan biasanya metafisika sering dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat gha’ib atau mistis. Menurut asal kata Metafisika (Bahasa Yunani: μετά (meta) = "setelah atau di balik", φύσικα (phúsika) = "hal-hal di alam" atau objek nyata(fisik).

Istilah metafisika diketemukan Andronicus pada tahun 70 SM ketika menghimpun karya-karya Aristoteles, dan menemukan  suatu bidang di luar bidang fisika atau disiplin ilmu lain. Dikutip pendapat Jujun S Suriasumantri dalam bukunya “Filsafat Ilmu” mengatakan bahwa metafisika merupakan suatu kajian tentang hakikat keberadaan zat, hakikat pikiran, dan hakikat kaitan zat dengan pikiran.

Pada mulanya Metafisika mempelajari hal diluar fisik saja namun perkembangannya Metafisika mempelajari semua yang ada hingga terbagi menjadi dua konsep metafisika yaitu Naturalisme yang memiliki  standar kebenaran hanyalah logika dan supernaturalisme yang merupakan kebalikan dari Naturalisme(mempertimbangkan hal-hal diluar fisik).

Diambil dari beberapa buku sumber dan wikipedia

Artikel Serupa



Silahkan tanggapi Artikel Metafisika. Semoga bermanfaat Jadilah Komentator Pertama

Post a Comment